LEARNING SCAFFOLDING BERBASIS AI: Strategi Guru Mengembangkan HOTS dan Kreativitas Gen Z di Era Revolusi Industri 4.0
Penulis: Dr. Yusuf, S.Pd, M.Ed Kategori: Buku Cetak, Internet & Artificial Intelegence, Pendidikan Umum, Sains, Teknologi, Karya Akademik Publisher: Penerbit Yayasan Muria Ilham Nusantara Telah Terbit: September 16, 2026 ISBN: 978-634-05-6116-6 Laman: 158 Negara: Indonesia Bahasa: Bahasa Indonesia Dimension: 21 x 14,8 Tag: AI dalam pendidikan | artificial intelligence | asesmen HOTS | asesmen kreativitas | berpikir kritis | Gen Z | guru | higher order thinking skills | HOTS | inovasi pembelajaran | kecerdasan buatan | kreativitas Gen Z | kreativitas siswa | learning scaffolding | pembelajaran adaptif | pembelajaran berbasis AI | pembelajaran berdiferensiasi | pendidik vokasi | pendidikan digital | pendidikan vokasi | pengembangan profesional guru | personalisasi pembelajaran | problem based learning | project based learning | Revolusi Industri 4.0 | strategi pembelajaran | teknologi pendidikan More DetailsLearning Scaffolding Berbasis Artificial Intelligence (AI): Strategi Guru Mengembangkan HOTS dan Kreativitas Gen Z di Era Revolusi Industri 4.0
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Siswa semakin mudah memperoleh informasi dan menghasilkan jawaban dalam waktu singkat, tetapi kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru: apakah siswa benar-benar memahami, menganalisis, dan mampu mengembangkan pemikirannya sendiri?
Buku Learning Scaffolding Berbasis Artificial Intelligence (AI) hadir untuk membahas bagaimana guru dapat memanfaatkan AI secara pedagogis, kritis, dan bertanggung jawab tanpa menjadikan teknologi sebagai pengganti proses berpikir maupun peran guru. Pendekatan learning scaffolding digunakan sebagai kerangka untuk memberikan dukungan belajar secara bertahap sesuai kebutuhan peserta didik.
Pembahasan buku mencakup karakteristik belajar Gen Z, tantangan pembelajaran di era digital, Higher Order Thinking Skills (HOTS), konsep dan prinsip scaffolding, pemanfaatan AI sebagai alat bantu berpikir, teknik merancang pertanyaan HOTS, diferensiasi dan personalisasi pembelajaran, pengembangan kreativitas melalui AI, hingga studi kasus implementasi dalam konteks pendidikan vokasi.
Buku ini juga mengangkat persoalan nyata yang dihadapi guru, seperti ketergantungan siswa terhadap AI, budaya belajar instan, validitas informasi yang dihasilkan AI, keterbatasan fasilitas, serta tuntutan guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pembahasan kemudian diarahkan pada refleksi guru, evaluasi scaffolding, pengembangan profesional berkelanjutan, serta pembangunan ekosistem pembelajaran berbasis AI.
Dengan pendekatan yang reflektif sekaligus aplikatif, buku ini menempatkan AI sebagai alat yang dapat memperkuat kapasitas guru dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif dan bermakna. Tujuannya bukan menjadikan AI sebagai jalan pintas untuk mendapatkan jawaban, melainkan sebagai sarana untuk mendorong siswa berpikir analitis, evaluatif, kreatif, dan mampu memecahkan masalah.
Buku ini ditujukan terutama bagi guru, dosen, pendidik vokasi, mahasiswa pendidikan, dan praktisi pendidikan yang ingin merancang pembelajaran yang relevan dengan karakteristik peserta didik di era digital serta kebutuhan dunia kerja masa depan.
